Artikel

20 Cara Diet Ketofastosis Untuk Pemula yang Paling Ampuh (#Teruji)


Sumber: https://dietsehat.co.id/cara-diet-ketofastosis

Diet ketofastosis, mungkin terdengar asing di telinga sebagian orang termasuk kalian. Diet ini merupakan jenis dan metode diet baru yang dikembangkan berdasarkan sebuah jenis dan metode diet lain yaitu ketogenik. Berbeda dengan diet ketogenik, jenis diet yang satu ini sangatlah ekstrim bagi sebagian besar orang. Ada beberapa bahan wajib yang harus disiapkan, sesekali menguras tenaga untuk mencarinya. Tapi kamu tidak perlu khawatir, karena saat ini kamu dapat menemukannya dengan mudah. Berkat kecanggihan tekhnologi, kini diet ini sangatlah viral. tidak hanya dikalangan wanita tapi juga pria. Karena manfaatnya yang sangat menguntungkan. Bagi wanita, mereka memilih diet ini demi tubuh yang indah. Dan bagi pria, mereka memilih diet ini karena kesehatan stamina.

Cara Diet Ketofastosis
Dan untuk kamu yang belum tahu betul mengenai diet ketofastosis berikut penjelasannya. Diet ketofastosis yaitu metode diet gabungan dari diet ketogenik dan fastosis. Seperti yang kamu tahu jika ketogenik menggunakan diet dengan pola makanan rendah karbohidrat dan tinggi lemak serta protein sedang. Maka fastosis adalah fasting on ketosis yang artinya puasa disaat kamu mengalami fase ketosis. Lamanya puasa berkisar 6- 12 jam lebih.
Sebenarnya, Fastosis merupakan usaha dalam mengembalikan pola hidup dengan pola makan manusia sebenarnya. Hal ini menghasilkan pola makan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi metabolisme lemak yang optimal. Sehingga bukan hanya kesehatan tubuh yang baik. Metabolisme tubuhmu akan baik pula. Tubuhmupun akan menjadi indah dan berat badan akan terkontrol dengan baik.

Jika kamu benar-benar ingin menjalankan diet ketofastosis ini, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Tidak hanya dilihat dari segi fungsi maupun manfaatnya saja. Kamu harus memperhatikan bagaimana cara yang benar menjalankan diet ini. Agar dietmu tidak salah dan berjalan lancar. Berikut merupakan cara- cara dalam menjalankan diet ketofastosis :
1. Perhatikan Kesehatan Tubuh Sebelum Diet
Sebelum kamu menjalani diet yang satu ini kamu diwajibkan untuk berkonsultasi dulu ke dokter. karena, diet ketofastosis lebih cocok dijalani oleh orang yang memiliki kesehatan normal dan belum pernah mengalami penyakit kronis apapun. Selain itu, Sebelum kamu memulai diet ini, carilah banyak informasi dan cari tahu bagaimana diet ini akan mengubah tubuhmu. Selain itu, persiapkan dirimu apakah benar-benar berubah secara drastis atau tidak.
2. Persiapkan Bahan Yang Dibutuhkan untuk Diet
Sebelum memulai program diet ketofastosis, ada bahan wajib yang harus kamu persiapkan. Bahan wajib tersebut harus kamu konsumsi saat dan jam makan. Bahan tersebut adalah VCO (virgin Cococnut Oil). VCO atau virgin coconut oil merupakan minyak nabati yang terdapat pada daging kelapa segar atau santan. VCO merupakan minyak hasil ekstraksi tanpa menggunakan panas yang menyebabkan perubahan komposisi ataupun karakteristik minyak.
3. Puasa 16 Jam hingga 23 Jam
Ini adalah langkah yang wajib kamu jalankan ketika diet ketofastosis. Selama berpuasa kamu hanya boleh minum air, kopi atau teh tanpa gula atau gula bebas kalori. Hal ini bertujuan untuk memicu proses ketogenesis saat semua cadangan karbohidrat di tubuh dan liver telah habis. Sehingga dapat meningkatkan respon sistem imun, mempercepat detoxifikasi dan memberi kesempatan perbaikan terhadap seluruh sel-sel di tubuhmu. Puasa ini dijalankan pada 1-2 minggu pertama.
4. Puasa 18 Jam
Setelah kamu menjalankan puasa 16 jam pada 1-2 minggu pertama, lanjutkan puasa 18 jam untuk minggu berikutnya atau seterusnya. Fase ini merupakan fase dimana tubuh di picu untuk menggunakan dan menghabiskan semua cadangan glukosa dalam bentuk glikogen pada massa otot dan liver tubuh. Tujuannya agar setelah glikogen habis, maka tubuh akan memulai pembentukan keton di liver sebagai bahan bakar pengganti glukosa di seluruh tubuh, terutama sel- sel otak.
5. Puasa 20 Jam
Untuk memaksimalkan Cara Diet Ketofastosis, kamu dapat meningkatkan jam puasamu. Yaitu ditingkatkan hingga 20 jam setiap hari, atau 20 jam selama 6 hari. Pada fase ini tubuhmu diperkenalkan kembali dengan unsur karbohidrat yang berasal dari nabati, dimana sumbernya pun harus memiliki nilai karbohidrat rendah. Batasan maksimum asupan karbohidrat per hari adalah 15 gram.
6. Puasa 23 Jam
Puasa 23 jam 1 hari dalam periode 1 minggu. Fase ini merupakan fase pemeliharaan kondisi ketosis optimal. Dimana pada fase ini batasan asupan karbohidrat bisa lebih tinggi dibanding fase- fase sebelumnya. Dalam fase ini seharusnya gula darah puasa telah terpantau stabil di bawah 80 mg/ dL.
7. Intermittent Fasting (IF)
Puasanya Intermittent Fasting (IF) ini dapat dimulai saat jam 8 malam (setelah makan malam) hingga jam 12 siang esoknya (saat jam makan siang), sehingga total puasa IF 16 jam. Pengaturan jam untuk memulai puasa IF bisa dirubah- rubah (flexible) sesuai dengan jadwal yang diinginkan. Dengan mengacu terhadap jam total jam puasa IF yang tidak boleh dikurangi (minimal 16 jam).
8. Hindari Kalori
Tidak boleh ada sumber kalori (makanan/ minuman) yang masuk dan bisa memicu respon insulin. Karena puasa IF ini bertujuan untuk menekan hormon insulin. Lalu sebaliknya meningkatkan hormon glucagon dan HGH ( Human growth hormones) yang menunjang proses metabolisme lemak serta memicu perbaikan dan regenerasi secara menyeluruh di tubuh. Puasa IF juga memicu pelepasan dan pembersihan lemak dari berbagai jaringan di tubuh, untuk digunakan sebagai bahan bakar dalam metabolisme lemak.
9. Minum Air Putih yang Cukup
Selama jam puasa IF disarankan untuk minum air putih minimal 2 liter sehari, dan sangat lebih baik jika bisa sampai 3 liter. Jenis air Alkali (Contoh : 2 sdt Baking soda + 1 liter air, Kangen Water atau Millagros) sangat disarankan dalam program diet ketofastosis untuk membantu meningkatkan ph darah, dan juga menekan inflamasi yang mungkin terjadi di tubuh.
10. Perhatikan Komposisi Makan
Ketika kamu menjalankan diet ketofastosis, perhatikan selalu komposisi makanan yang kamu konsumsi. Komposisi makanan dalam diet ketofastosis berpatokan dengan rumus sebagai berikut : ( sumber kalori : 75% lemak, 20% protein, dan 5% karbo). Konsumsi karbohidrat lebih dari 50 gram/ hari, akan otomatis membatalkan ketosis ( metabolisme lemak ) yang sedang berlangsung.
         11. Mengatur Hari Makan Dalam Seminggu
Jadi polanya memilih 2 hari dalam seminggu untuk membatasi asupan makanan maksimal 500 kcal atau sekitar 1,5 porsi makan. Misal kamu memilih hari senin dan kamis untuk makan 1 kali saja. Atau sekalian saja digabungkan dengan puasa sunnah jika kamu seorang muslim. 5 hari yang lain makan bebas, tapi tetap menu yang kamu konsumsi berpatokan pada komposisi diet ketofastosis.
12. Mulai Diet Dengan Cara Ringan
Cara Diet Ketofastosis selanjutnya adalah memulai diet dengan cara ringan terlebih dahulu. Hal mendasar sebelum menjalankan diet apapun adalah mengenali tujuan dari diet yang akan kamu lakukan. Lalu pilih mana yang menurutmu lebih cocok. Jika kamu merasa tidak nyaman, kemungkinan akan terjadi diet yoyo. Turun, lalu naik lagi. Atau kamu bisa mulai dulu dari langkah paling ringan misal dengan mengurangi makan nasi, mie, dan roti, lalu mulai menambah porsi lemak di makanan anda.
13. Gunakan IH ( Immunator Honey )
Immunator Honey merupakan alat yang digunakan untuk memicu sensitifikasi sistem imun, dimana hal ini dapat terjadi di saat tubuh mengalami ancaman. Immunator Honey menggunakan protein yang berasal dari colostrum sapi, yang di proses secara ultrafiltrasi sehingga menghasilkan ukuran partikel yang sangat kecil. Alat ini sangatlah penting untuk menjaga daya tahan tubuhmu ketika diet.
14. Batasi Makananmu
Seperti yang kamu ketahui, saat menjalankan diet ketofastosis makanan yang tinggi karbohidrat harus dibatasi. Berikut ini adalah daftar makanan yang harus dikurangi atau dihilangkan pada diet ketofastosis yaitu makanan yang banyak mengandung gula, biji-bijian dan pati, buah- buahan, kacang-kacangan , sayuran, produk rendah lemak yang di proses sangat lama, lemak tidak sehat, alkohol, serta bumbu- bumbuan seperti saus dan mayonais.
15. Makanan Harus Bersumber Dari Hewani
Apa yang dimakan harus berasal dari sumber hewani ( ikan, ayam, telur, daging, seafood dsb), ddengan syarat tidak ada tepung, gula, kecap di proses masakannya/ olahannya. Sehingga kamu harus mencermati dan memperhatikan makananmu ketika sedang diet ketofastosis.
16. Mengkonsumsi Buah-Buahan
Untuk kamu pecinta buah alpukat, kamu tidak perlu khawatir. ketika menjalankan diet ini kamu boleh mengkonsumsi buah yang satu ini. Tidak hanya buah alpukat, kamu juga diperbolehkan untuk mengkonsumsi buah ataupun minyak zaitun. Selain itu adapun beberapa makanan yang boleh kamu konsumsi yaitu cincau hijau dan rumput laut. Selain rasanya enak dan segar seratnya juga baik untuk tubuhmu.
17. Takaran Bahan Wajib
Karena diet yang satu ini sangat khususs, kamu harus memperhatikan berbagai takaran bahan yang kamu konsumsi. Takaran tersebut yaitu :
  • Immunator Honey (IH ) diminum 4-6X 1/2 sdt
  • Virgin coconut oil (VCO) diminum 4-6 X 1 atau 2 sdm

18. Perpanjang Jam Puasa
Ketika kamu menjalankan diet ketofastosis, usahakanlah untuk selalu berusaha memperpanjang jam puasa dengan menunda buka puasa ke jam yang lebih sore. Contohnya stop makan jam 8 malam, lalu buka puasa jam 1 atau 2 siang. Sehingga jeda makan makin pendek dan membatasi kemampuan makan di jeda makannya.
19. Minum Teh Hijau
Bahan lain yang wajib kamu konsumsi ketika sedang diet ketofastosis yaitu teh hijau. Teh hijau ini wajib kamu minum setelah selesai makan.
20. Kontrol Gula Darah Puasa ( GDP ) Per 3 Hari Atau Per 7 Hari
Cara terakhir yang kamu lakukan ketika menjalankan diet ketofastosis yaitu cek kadar gula darahmu. Ini berguna untuk mengontrol gula darahmu saat berpuasa. Tak hanya itu, dengan kamu selalu mengontrol gula darah yang ada pada tubuhmu, kamu akan mudah mengatur pola makanmu saat diet berlangsung.


Eva Badru:

Melakukan KETO-FASTOSIS (FASTING on KETOSIS) dalam jangka panjang itu bahaya loooh, memberatkan kerja ginjal, lama-lama nanti ginjalnya jadi RUSAK. 
Betulkah demikian?
Coba kita simak penjelasan Pendiri KetoFastosis Indonesia Tyo Prasetyo, tulisan ini saya sadur kembali untuk lebih disederhanakan bahasanya. 
KetoFastosis membahayakan ginjal? 
Logika yang terlihat, Kalau tidak makan Karbo, otomatis menyisakan Makronutrisi Protein dan Lemak saja. Dengan logika seperti itu dunia modern menganggap Tinggi Protein akan menyebabkan Ginjal bekerja lebih berat dalam melakukan metabolisme Nitrogen dari Amino Acid yg dikonsumsi. 
Betulkah? BETUL. 
Namun.....
Hal itu HANYA terjadi jika masih menggunakan metabolisme glukosa. Makan karbo dengan protein dengan jumlah yang sama tinggi. 
Manusia yang masih makan karbo atau glukosa sebagai bahan bakar utamanya menjadikan Glukosa menjadi jalur utama untuk metabolisme ditubuh. Misalnya diet konvensional dgn komposisi 50% - 60% Karbo dan 40-50% protein di makanannya.
Karbohidrat 100% dirubah menjadi glukosa dalam tubuh. 
Protein itu jika berlebihan dari makanan tidak bisa disimpan ditubuh, dan Kelebihannya selalu di RUBAH menjadi Glukosa, dan melepas banyak ammonia (NH3/NH4) setelah dirubah menjadi rantai Keto Acid untuk menjadi bahan bakar pembentukan gula buatan dalam liver (gluconeogenesis)
Protein 56% dirubah menjadi glukosa dalam tubuh. 
Jadi, ada glukosa dari : karbohidrat (100%) dan protein yg berlebihan yang juga dirubah menjadi glukosa (56%). Kelebihan glukosa! 
Jelas dong tubuh sudah tidak memerlukan kelebihan glukosa, sudah dapat banyak kok dari karbo eh ditambahin dari protein. Karena ada dua sumber glukosa seperti ini, jelas kerja ginjal menjadi berat. Terjadi turn over amino acid yg meningkat dibarengi dgn peningkatan Glukosa yg sudah masuk sebelumnya dari Karbo dimakanan. 
Itu yang memberatkan ginjal dan menjadi rusak. Masalah hanya akan terjadi pada pemakan karbo dan protein berlebihan. 
Bagaimana dengan manusia yang sudah ketosis dan tidak makan karbo dalam jumlah tinggi? 
Saat Tubuh tidak lagi menerima karbo dari makanan, maka tubuh akan berusaha menurunkan penggunaan Glukosa, dan mengalihkan sumber utama energi ditubuh menggunakan Lemak (FFA & Ketone). 
Dan Otot sebagai Simpanan Protein, tidak di kikis dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan Glukosa akibat tidak makan Karbo. 
Jadi ini sebabnya kondisi Ketosis merupakan kondisi metabolisme yg sangat "sparing" (melindungi) terhadap Otot, karena turunnya kebutuhan Glukosa.
Puasa dalam kondisi ketosis tidak berbahaya, karena tubuh tidak memaksa harus menggunakan Glukosa lagi dan sudah beralih menggunakan Ketone untuk kebutuhan otak dan Free Fatty Acid/FFA untuk seluruh organ tubuh. 
Glukosa dari pembentukan gula buatan di liver (Gluconeogenesis)menggunakan bahan baku protein (hanya sel2 yg tdk memiliki Mitochondria). Dan lemak tubuhpun bisa digunakan tubuh untuk dirubah menjadi Free Fatty Acid/FFA dan Ketone untuk kemudian dialokasikan sebagai sumber metabolisme tubuh dalam kondisi ketosis. 
Jadi jika takut Protein akan menyebabkan masalah Ginjal saat ketosis, dan malah tidak makan protein sama sekali saat sudah tidak makan karbo maka tubuh tidak akan peduli dari mana datangnya Glukosa, dan akan gerus cadangan protein di otot untuk penuhi organ dalam yg membutuhkan glukosa untuk aktif seperti sel darah merah, syaraf tepi, dll walau hanya 20% saja butuhnya, tetap mereka akan MINTA glukosa dan jika tidak terpenuhi maka tubuh akan menggerus otot sebagai cadangan penyimpan glukosa.
Jadi "Exogenous Amino Acid" (Protein dr makanan) justru penting untuk mencegah agar sumber Glukosa dari Gluconeogenesis di Liver tidak selalu berasal dari Otot (Protein). 
Hal ini yg menyebabkan toleransi Protein menjadi jauh lebih tinggi saat sudah tidak makan Karbo. Kondisi ketosis itu butuh protein sebagai sumber glukosa dari luar. 
Dan biasanya akan sangat sulit untuk makan banyak Protein/Lemak, saat sudah tidak ada karbo. Karena rasa kenyang cepat terasa jika tidak dibarengi karbo. Dalam KetoFastosis jendela makan dibatasi dalam Intermittent Fasting. Puasa makanan ini yang menjadi Pembatasan kalori secara alamiah tanpa perlu hitung lagi rasio Lemak : Protein dan jumlah Kalori dimakanan. 
Tanpa Karbo, Protein dan Lemak itu Penting
Dengan Karbo, Protein dan Lemak tidak boleh banyak-banyak. 
Karena Karbo sendiri menghasilkan glukosa 100%. Serta menghasilkan Protein dan Lemak dari metabolismenya. 
Karbo bisa menjadi lemak dan protein untuk tubuh? Lihat gambar dibawah utk metabolisme Glukosa, yg bisa hasilkan Protein dan Lemak (Fatty Acid)
Jadi jelas ya kondisi mana sebetulnya yang memberatkan kerja ginjal? 
Semoga ilmu ini bermanfaat. Salam KetoFastosis Indonesia.


GULA TERSEMBUNYI
oleh: ndika mahrendra
+
Tidak semua gula rasanya manis. Saya yakin akan banyak orang tidak sepakat dengan hal itu. Mungkin termasuk anda.
Karena ini, sebaiknya baca artikel ini sampai selesai. Tujuannya agar anda paham bahwa memang banyak gula yang rasanya tidak manis. Percayalah!
+
Tapi kita abaikan dulu soal rasa. Sebab memang organ percernaan anda tidak mengenal rasa. Bahkan juga tidak mengenal nama makanan dan warnanya.
Yang dikenali oleh tubuh hanya nutrsinya saja. Yaitu kandungan gizi dalam makanan.
+
Dan nutrisi yang paling dikenal adalah makronutrisi, yang terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak.
+
Ketiganya besifat insulinogenic. Agak rumit, ya. Maka ijinkan saya sebut saja Glucose Convertion.
Artinya, setalah karbohidrat, lemak dan protein masuk dalam tubuh anda, maka mereka akan terkonversi menjadi glukosa alias gula di dalam darah.
+
Rumusnya begini...
100 gram karbohidrat akan menjadi 100 gram gula darah. Jadi konversinya 100%.
100 gram protein akan menjadi 56 gram gula darah. Jadi konversinya 56%.
100 gram lemak akan menjadi 10 gram gula darah. Jadi konversinya 10%. 
+
Jadi, saat anda mengkonsumsi karbohidrat, berapapun jumlahnya, maka semuanya akan berubah menjadi gula darah. 
+
Dan tahukah anda apa saja yang tergolong karbohidrat?
Yes. 
Semua jenis tepung dan pati beserta turunannya. Semua jenis beras dan umbi. Dan satu lagi, yaitu semua jenis gula.
Jadi gula merah, gula pasir, gula aren, gula batu, madu, semuanya adalah karbohidrat. 
+
Jadi saat anda konsumsi gula merah, maka tubuh anda tidak bisa membedakannya dengan gula pasir atau gula batu.
Yang ditahu oleh tubuh adalah anda sedang memasukkan karbohidrat. 
Begitu juga saat anda makan beras merah. Tubuh tidak tahu. Mau beras merah, putih, hitam, hijau atau pink sekalipun tubuh anda mengenalinya sebagai karbohidrat.
+
Sampai sini paham kan pernyataan saya bahwa tidak semua gula rasanya manis. Sebab saat anda makan mie instan, rasanya enggak ada manis-manisnya sama sekali. Tapi karena kandungannya adalah karbohidrat, maka mie instan akan berubah jadi gula darah.
++
PENASARAN
+
Dengan dalil di atas, maka saya penasaran kira-kira berapa banyak gula dalam karbohidrat yang biasanya sehari-hari saya makan waktu saya gendut dulu.
+
Karena itulah akhirnya saya nekat ke sebuah minimarket untuk memotret dan mencatat kandungan karbohidrat pada makanan yang dulu sering saya konsumsi.
Saya hanya ambil beberapa saja ya. Soalnya enggak dilihatin petugasnya. 
+
Sebelum saya catat hasilnya dalam postingan ini, maka saya perlu kasih tahu dulu perbandingan gram dalam sendok makan. Jadi anda akan mudah menakarnya.
1 sendok makan = 10 gram
1 sendok teh = 3.3 gram
+
#Disclaimer :
Sengaja mereknya saya sensor. Karena postingan ini tidak diniatkan untuk menjatuhkan merek atau niat jahat lainnya.
Tujuan saya hanya satu. Mengetahui kandungan gula atas makanan yang dulu sering saya konsumsi.
+
Sepakat, ya? 
Baiklah, inilah hasilnya...
++
FA***
Saya senang minum fa***. Karena dibanding coca *** atau ***ite yang rasanya aneh, fa*** lebih nyaman di mulut saya. 
Berapa kandungan karbohidratnya?
Karbohidrat = 32 gram = 3,2 sendok makan.
+
Artinya, jika saya mengkonsumsi Fa***, maka artinya saya mengkonsumsi gula sebanyak 3,2 sendok makan.
Artinya, fa*** yang saya minum akan menambah gula darah saya sebanyak 3,2 sendok makan. 
++
** GREANTEA
+
Selain fa***, saya senang sekali ** greantea. Rasanya seger, apalagi kalau pas habis kepanasan hehehe.
+
Berapa kandungan karbohidratnya?
Karbohidrat = 24 gram = 2,4 sendok makan.
+
Artinya, saat saya minum ** Greantea, maka kadar gula darah saya akan naik 24 gram atau 2,4 sendok makan.
++
****MIE 
+
Jujur mie instan adalah makanan favorit saya. Hampir tak pernah saya lewatkan satu pekan tanpa makan mie instan.
Bahkan saya ingat, waktu mahasiswa baru dulu, saya pernah full 16 hari hanya makan mie instan. Varah hehehe!
+
Berapa kandungan karbohidrat dalam mie instan?
Karbohidrat = 81 gram = 8,1 sendok makan.
+
Waw banyak sekali.
Padahal mie instan ini enggak ada rasa manisnya sama sekali.
Tapi saat saya mengkonsumsi satu bungkus saja, maka gula darah saya akan meningkat 81 gram atau 8,1 sendok makan. 
Anda bisa cek varian lain atau merek lain. Tapi setahu saya angka karbohidratnya rata-rata di atas 50 gram.
++
***GEN + **ELA
+
Kalau enggak sempat sarapan, saya sekali makan ***gen.
Simpel bikinnya. Tinggal kasih air panas, aduk-aduk beres deh.
+
Berapa kadar karbohidratnya?
Karbohidrat = 24 gram = 2,4 sendok makan.
+
Kalau **ela kabohidratnya adalah 34 gram atau 3,4 sendok makan.
++
Jadi, kalau dalam satu hari saya makan makanan tersebut masing-masing satu kemasan, maka total karbohidrat yang saya makan adalah.
32 + 24 + 81 + 24 + 34 = 195 gram 
+
Artinya saya mengkonsumsi 195 gram karbohidrat.
Artinya, gula darah saya akan meningkat 19,5 sendok makan! 
Silahkan ambil gula pasir, dan hitung sebanyak apa jumlahnya kalau ditakar 19,5 sendok makan.
+
Celakanya, itu baru camilan loh. Belum menghitung makan nasi 3x beserta teh manisnya.
Yang rata-rata sekali makan adalah 25 sendok nasi dan 2 sendok gula pasir. Alias 270 gram karbohidrat.
Kalau dikali 3x makan, maka gula darah saya akan meningkat 810 gram alias 81 sendok makan.
+
Kalau dijumlah gula dari makanan pokok + camilannya, maka gula darah saya akan naik 100,5 sendok.
+
Bisa bayangkan anda makan 100 sendok gula dalam satu hari?
Dan celakanya, itu tidak saya dan anda sadari.
++
RESIKONYA
+
Untuk kasus saya, konsumsi karbohidrat sekitar 100 sendok makan setiap hari, maka gula darah saya setiap hari akan naik 1000 gram alias satu kilogram.
+
Lantas, apa bahayanya?
+
Begini. Darah dalam tubuh manusia jumlahnya kurang lebih hanya 5 liter saja. 
Dan dalam 5 liter darah, toleransi kadar gulanya hanya sekitar 1 - 1,5 sendok teh.
Minimal 1 sendok teh. Dan maksimal adalah 1,5 sendok teh.
Kalau lebih setengah sendok teh saja, artinya saya sudah diabetes.
+
Nah padahal setiap hari, dengan pola makan seperti itu, maka tambahan gula darah saya adalah 100 sendok makan.
Jadi kurang lebih 300 sendok teh.
+
Nah kalau toleransi gula darah hanya 1,5 sendok teh, maka kelebihan gula darah saya asalah 298,5 sendok teh setiap hari!
Saya ulangi. 
Kelebihan gula darah saya adalah 298,5 sendok teh.
++
Dengan kondisi gula darah yang sebegitu tinggi, maka pankreas saya harus memproduksi insulin.
Insulin inilah yang akan menekan gula darah saya agar stabil di angka 4-6 gram atau setara 1 - 1,5 sendok teh.
+
Tapi sifat insulin adalah Lypogenesis. Alias membentuk lemak badan.
Jadi kelebihan gula dalam darah saya 100 gram akan ditaruh di liver dan 200-400 gram di taruh di otot sebagai #Glycogen atau cadangan gula.
Sementara sisanya akan diubah menjadi cadangan lemak badan. Cadangan lemak inilah yang ditaruh di perut, bokong, pinggang, paha dan bagian semok lainnya.
+
Jadilah saya gendut. 
Dan kalau sudah enggak ada tempat lagi, maka organ tubuh saya seperti hati, jantung dan pankreas juga akan ditutupi lemak. 
Bahaya banget. 
+
Darah juga lama-lama berlemak. Mulailah terjadi plak. Menyumbat aliran darah.
Tinggal nunggu waktu saja terkena jantung koroner, diabetes, stoke, impotensi, ejakulasi dini, dan seabrek penyakit lainnya.
+
Karena pankreas hampir enggak pernah stop produksi insulin, maka lama-lama pankreas enggak bisa produksi insulin. Atau biasa disebut Insulin Resisten.
Anda harus suntik insulin yang harganya enggak murah. Dan diabetes kering kayaknya paling berpeluang menghampiri anda. 
++
Jujur dulu saya enggak mikirin begituan. Lebih tepatnya enggak paham.
Tapi beda dengan sekarang.
+
Sekarang setiap membeli sesuatu saya pasti lihat kadar karbohidrat dan gulanya.
Karena saya kapok jadi orang gendut yang hidupnya bergelimang gula. 
Gula-gula yang bersembunyi di balik sesuatu yang tak selalu manis rasanya.
++
Nah itulah perhitungan makanan saya.
Bagaimana kalau kapan-kapan gantian anda meluangkan waktu untuk menghitung berapa sendok gula yang anda makan?
++
Bantu #share jika menurut anda pengalaman pribadi saya ini bermanfaat.
++
Salam sehat...
++
NB :
Edit : Merek sengaja jadi saya sensor sebab fokus tulisan ini bukan pada merek makanan, tapi lebih fokus pada kandungan nutrisinya.
Gambar hanya ilustrasi. Gambar aslinya ada di facebook saya.



Puasa
Ketofastosis.com

Saat puasa, manusia itu ibaratnya seperti batre yg di isi hanya setengah full. 
Saat tidak puasa dan kerjaannya makan mulu, manusia itu ibaratnya seperti batre yg di isi full voltase. 
Tubuh seperti batere yg terdiri ion dan elektron, batre perlu karbon, karbon berasal makanan, rangkaian karbo berasala dari rangkain protein, glukosa, lemak, itu sumber energi nya manusia. 
Manusia yang kerjaannya makan lagi, lapar makan lagi, lapar makan lagi..seperti batre yg sudah penuh di charge tapi masih terus dicolokin chargeran hingga penuh elektron, jika elektron selalu dalam kondisi penuh maka akan terjadi "Jamming" atau kepenuhan lalu terjadi overload dalam satu titik tertentu, kalau batre biasanya meledak, kalau manusia? Hehehehe...
Dalam kondisi "Jamming" ini, elektron dijalur intermembrane mitochondria, akan banyak dissipasi keluar jalur dan memicu pembentukan ROS atau Radikal Bebas, radikal bebas ini elektron yg bereaksi dgn O2 (oxygen) menjadi O2- (superoxide)
Isi batre hanya dengan setengah penuh deh..biar ga Jamming, setengah penuh aja, setengah kosong. Dalam setengah kosongnya ini akan ada defisit atau kekurangan, seperti batere yg di isi hampir penuh (refill), tapi langsung dikosongkan lagi (aktivitas/puasa). Saat dalam keadaan setengah2 seperti ini, tidak akan terjadi penumpukan elektron hingga terjadi Jamming dan tidak ada Radikal bebas yang dihasilkan, otomatis Radikal Bebas akan selalu defisit dan rendah. 
Tau ga ketika Radikal Bebas dalam tubuh kadarnya rendah, apa yang terjadi? Kerusakan sel dalam tubuh minim,retard aging atau tampang tua keriputnya jadi mengalami keterlambatan (retard), hah? Maksudnya? Jadi awet muda? Oh iya doong..cek deh yg tinggi glukosa (hyperglikemik) atau pengidap diabetes, tampangnya pada terlihat lebih tua dari umur yg sebenarnya kan? Nah itu...
Dalemnya Jamming, kelebihan elektron hingga menghasilkan Radikal Bebas tinggi dan merusak semua sel. 
Batere itu arus elektron, sama seperti manusia. Saat kita makan itu mencari elektron sebagai sumber ATP atau ENERGI. ATP ini yang kita dapat dari rangkaian karbon makanan yg disebutkan diatas. 
Namun, semakin banyak karbon yang masuk, tetapi penggunaan ATP atau energi rendah maka karbon yang overload akan disimpan menjadi lemak dalam tubuh dan setiap sel pun akan mengalami overloading karena kelebihan elektron. Elektron transport pun akan seperti batere yg sudah full (gradient proton penuh di intermembrane) dan menekan balik arus elektron kebelakang -> arah complex I & II) sehingga banyak Radikal Bebas yang terlepas. 
Di LUAR takdir, puasa itu kuncinya umur panjang.
Biasa puasa maka otomatis tubuh ketosis, jadi kondisi ketosis itu akan mudah dicapai saat puasa. 
Agar puasa mudah dilakukan kita pilih ambil elektron yg dibawa oleh rantai Karbon dari Lemak dan Protein, kenapa?
karena mekanisme degradasi Karbohidrat (makan), membuat Puasa itu susah dilakukan, dan mudah Over eating atau makan terus berlebihan dan membuat Elektron Transport Chain di Mitochondria menjadi "Jamming" dan hasilkan Radikal bebas. Lalu muncul masalah metabolisme manusia..
Gini skemanya : "Electron Jamming" --> "ROS" --> "Mitochondrial Dysfunction"
Saat mitochondria tidak berfungsi, liat deh dalam picture ini, hasilnya jadi apa? 
Mengetahui kebenaran dan menjelaskannya memang tidak mudah, tapi ini kebenaran mutlak secara universal, melalui electron cycle dan science.

No comments:

Post a Comment